Day: February 25, 2026

  • Dukung Kesiapsiagaan Bencana, PMI Jakpus Bantu Perbaikan Kendaraan Operasional PMI Agam

    Dukung Kesiapsiagaan Bencana, PMI Jakpus Bantu Perbaikan Kendaraan Operasional PMI Agam

    Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat memberikan bantuan perbaikan tiga unit mobil operasional milik PMI Agam. Bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Misi Kemanusiaan Tahap II PMI Kota Jakarta Pusat di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    Perbaikan dilakukan terhadap kendaraan operasional yang sebelumnya mengalami kendala teknis akibat intensitas penggunaan dalam penanganan bencana. Kendaraan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung distribusi bantuan, evakuasi warga, serta mobilisasi relawan di wilayah terdampak.

    Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Sosial PMI Kota Jakarta Pusat, Rudy Hairuddin, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan konkret dalam memperkuat kesiapsiagaan dan pelayanan PMI Agam.

    “Bantuan ini merupakan bagian dari Misi Kemanusiaan Tahap II PMI Jakarta Pusat. Kami ingin memastikan operasional PMI Agam tetap berjalan optimal dalam melayani masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Markas PMI Agam, Ade Alfani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.

    “Kami sangat berterima kasih kepada PMI Jakarta Pusat atas bantuan perbaikan kendaraan operasional ini. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam menunjang tugas kemanusiaan di Kabupaten Agam,” ungkapnya.

    Dengan selesainya perbaikan tiga unit mobil operasional tersebut, diharapkan kinerja PMI Agam semakin maksimal dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan serta meningkatkan respons cepat terhadap potensi bencana di wilayahnya.

  • PMI Jakpus Perbaiki Toilet dan Tempat Wudhu Masjid Nurul Huda di Agam

    PMI Jakpus Perbaiki Toilet dan Tempat Wudhu Masjid Nurul Huda di Agam

    Jakarta – (18/02/2026) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat memberikan bantuan perbaikan toilet dan tempat wudhu Masjid Nurul Huda yang berlokasi di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    Bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

    Perbaikan dilakukan pada fasilitas toilet dan area wudhu yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat dampak bencana dan intensitas penggunaan yang tinggi.

    Fasilitas sanitasi yang layak dinilai penting untuk menunjang kenyamanan dan kebersihan jamaah dalam beribadah, sekaligus mendukung standar kesehatan lingkungan.

    Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Sosial PMI Kota Jakarta Pusat, Rudy Hairuddin, kepada perwakilan PMI Agam dan pengurus Masjid Nurul Huda.

    Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

    “Semoga bantuan perbaikan toilet dan tempat wudhu ini bisa bermanfaat bagi jamaah dan warga sekitar. Kami berharap fasilitas yang lebih baik dapat menambah kenyamanan dalam beribadah serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

    Sementara itu, pengurus Masjid Nurul Huda menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan PMI Kota Jakarta Pusat. Ia menjelaskan bahwa masjid tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai lokasi pengungsian setiap kali terjadi bencana di wilayah tersebut.

    “Masjid ini bukan hanya digunakan untuk shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi tempat mengungsi warga setiap kali terjadi bencana. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat,” ungkapnya.

    Dengan adanya perbaikan fasilitas sanitasi tersebut, diharapkan Masjid Nurul Huda dapat terus berfungsi secara optimal, baik sebagai pusat ibadah maupun sebagai tempat perlindungan sementara bagi warga saat situasi darurat terjadi.

  • Peduli Fasilitas Ibadah, PMI Jakpus Cat Ulang Mushalla dan TPA Nurul Iman

    Peduli Fasilitas Ibadah, PMI Jakpus Cat Ulang Mushalla dan TPA Nurul Iman

    Jakarta – (19/02/2026) PMI Kota Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan pengecatan Mushalla sekaligus TPA Nurul Iman yang berlokasi di Jorong Balai Belo, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    ‎Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan PMI Kota Jakarta Pusat dalam mendukung pemulihan pascabencana longsor yang melanda wilayah tersebut.

    ‎Selain memperbaiki sarana kebutuhan dasar, PMI juga memberikan perhatian pada fasilitas ibadah dan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pemulihan psikososial masyarakat.

    ‎Mushalla Nurul Iman tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah harian warga, tetapi juga menjadi pusat kegiatan pengajian serta tempat belajar agama bagi anak-anak melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).

    ‎Kondisi bangunan yang terdampak bencana dan cuaca membuat tampilan mushalla memudar sehingga membutuhkan perbaikan.

    ‎Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Sosial PMI Kota Jakarta Pusat, Rudy Hairuddin, mengatakan bahwa bantuan pengecatan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat.

    ‎“Kami ingin menghadirkan semangat baru bagi warga, khususnya para penyintas bencana longsor. Mushalla bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan anak-anak. Dengan lingkungan yang lebih nyaman dan bersih, semoga semangat spiritual masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

    ‎Proses pengecatan dilakukan bersama pengurus mushalla dan warga sekitar secara gotong royong. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat solidaritas antara relawan PMI dan masyarakat setempat.

    ‎Sofian Sutan Maruf selaku pengurus Mushalla Nurul Iman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

    ‎“Kami sangat berterima kasih kepada PMI Jakarta Pusat atas bantuan pengecatan mushalla dan TPA ini. Bagi kami, tempat ini sangat penting karena selain untuk shalat berjamaah, juga menjadi tempat anak-anak belajar mengaji. Bantuan ini membuat mushalla kami terlihat lebih baik dan nyaman,” ungkapnya.

    ‎Dengan adanya pengecatan tersebut, diharapkan Mushalla dan TPA Nurul Iman dapat kembali menjadi pusat kegiatan ibadah dan pendidikan agama yang lebih representatif, sekaligus memperkuat ketahanan spiritual masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.

  • PMI Jakpus Pasang Pipanisasi untuk Warga Terdampak Longsor di Agam

    PMI Jakpus Pasang Pipanisasi untuk Warga Terdampak Longsor di Agam

    Jakarta — (19/02/2026) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat melaksanakan pemasangan pipanisasi air bersih bagi warga terdampak bencana longsor di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan PMI Kota Jakarta Pusat dalam membantu pemulihan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

    Longsor yang terjadi sebelumnya mengakibatkan rusaknya saluran air bersih warga, sehingga aktivitas sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan kebutuhan sanitasi menjadi terganggu.

    Pengurus PMI Kota Jakarta Pusat, Edwar, mengatakan bahwa akses air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak yang harus segera dipulihkan.

    “Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Setelah kami melakukan asesmen bersama PMI Agam dan pemerintah nagari, pemasangan pipanisasi menjadi langkah prioritas agar warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, PMI DKI Jakarta, serta masyarakat Jakarta atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan ini adalah wujud solidaritas untuk saudara-saudara kita di Agam,” tambahnya.

    Proses pemasangan pipa dilakukan secara gotong royong bersama PMI Kabupaten Agam dan warga setempat. Sejak pagi hari, tim teknis bersama masyarakat bahu-membahu memasang jaringan pipa baru untuk menggantikan saluran lama yang hancur akibat longsor.

    Metrijon, tokoh adat Nagari Koto Kaciak, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

    “Atas nama masyarakat Nagari Koto Kaciak, kami sangat berterima kasih kepada PMI Jakarta Pusat. Bantuan ini sangat berarti karena sejak bencana terjadi, warga kesulitan mendapatkan air bersih.,” ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan salah seorang warga yang merasakan langsung dampak kerusakan saluran air.

    “Bantuan ini sangat bermanfaat sekali, Terima kasih kepada PMI dan semua yang sudah peduli,” katanya.

    Dengan selesainya pemasangan pipanisasi ini, diharapkan kebutuhan air bersih warga dapat kembali terpenuhi secara optimal.

    PMI Kota Jakarta Pusat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana melalui berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan.

  • PMI Jakpus Tutup Misi Kemanusiaan Tahap II, Fokus Pemulihan Infrastruktur dan Spiritual Warga

    PMI Jakpus Tutup Misi Kemanusiaan Tahap II, Fokus Pemulihan Infrastruktur dan Spiritual Warga

    Jakarta – (25/02/2026) Misi kemanusiaan tahap kedua yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, resmi berakhir pada Senin, 23 Februari 2026.

    Kegiatan yang berlangsung sejak 13 Februari 2026 tersebut melibatkan delapan orang personel PMI Kota Jakarta Pusat. Selama kurang lebih sepuluh hari, tim menjalankan berbagai program pemulihan pascabencana longsor dan banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

    Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Jakarta Pusat, Rudy Hairuddin, melaporkan sejumlah capaian kegiatan dalam misi kemanusiaan tahap kedua ini, di antaranya:

    1. Pemasangan pipanisasi air bersih sepanjang 1.500 meter yang menjangkau lima jorong/desa terdampak, setelah jaringan sebelumnya rusak akibat bencana.
    2. Perbaikan toilet dan tempat wudhu Masjid Nurul Huda.
    3. Pembangunan bak penampungan air bersih untuk mendukung kebutuhan harian warga.
    4. Pengecatan Mushalla dan TPA sebagai bagian dari pemulihan fasilitas ibadah dan pendidikan keagamaan.
    5. Perbaikan tiga unit mobil operasional PMI Agam guna menunjang pelayanan kemanusiaan.
    6. Penyaluran donasi seragam untuk guru ngaji dan para murid.
    7. Perbaikan pengeras suara (toa) masjid.
    8. Penyaluran sepatu boot bagi warga terdampak sebagai perlengkapan pendukung aktivitas pascabencana.

    Menurut Rudy, program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur dasar seperti akses air bersih, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan psikososial masyarakat melalui perbaikan fasilitas ibadah dan dukungan terhadap kegiatan pendidikan agama.

    Laporan pelaksanaan misi tersebut diterima langsung oleh Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras tim yang telah menjalankan misi kemanusiaan tahap kedua di Kabupaten Agam dengan baik.

    “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami mengapresiasi semangat solidaritas dan kerja sama tim di lapangan,” ujar Asep.

    Ia juga menambahkan bahwa PMI Kota Jakarta Pusat akan terus membuka peluang dukungan lanjutan sebagai bagian dari upaya recovery wilayah Sumatera Barat pascabencana.

    Dengan selesainya misi tahap kedua ini, diharapkan hasil program yang telah dilaksanakan dapat memperkuat ketahanan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur, sosial, maupun spiritual, dalam menghadapi masa pemulihan dan pembangunan kembali pascabencana.