Day: September 1, 2026

  • Respon Cepat PMI Usai Ruko Kosong Terbakar di Cideng Gambir

    Respon Cepat PMI Usai Ruko Kosong Terbakar di Cideng Gambir

    Jakarta – Kebakaran melanda sebuah ruko kosong di Jalan Cideng Barat No. 26, RT 011/RW 04, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026).

    Informasi mengenai kejadian tersebut diterima oleh tim PMI Kota Jakarta Pusat pada pukul 22.18 WIB. Mendapat laporan tersebut, tim PMI langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi warga dan memberikan pertolongan apabila terdapat korban yang terdampak.

    Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi pada ruko dalam kondisi kosong. Api kemudian ditangani oleh petugas terkait untuk mencegah kebakaran meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

    Tim PMI Jakarta Pusat bersiaga di lokasi sebagai bentuk respons cepat dalam penanganan situasi darurat, sekaligus memastikan kebutuhan pertolongan medis bagi korban maupun masyarakat yang terdampak dapat segera diberikan.

    PMI Jakarta Pusat terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan dan melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi kejadian.

  • Kebakaran di Sawah Besar, PMI Siaga Pertolongan Medis

    Kebakaran di Sawah Besar, PMI Siaga Pertolongan Medis

    Jakarta – Kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Kartini IV, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026) malam.

    Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 21.27 WIB dan menghanguskan satu bangunan kos serta dua rumah warga.

    Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh penghuni kos yang meninggalkan kompor dalam keadaan menyala saat memasak. Api kemudian membesar dan berdampak pada bangunan di sekitarnya.

    Sebanyak 8 kepala keluarga (KK) atau 17 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut. Warga yang terdampak kemudian membutuhkan penanganan dan dukungan di tengah proses penanganan kebakaran.

    Merespons kejadian tersebut, PMI Kota Jakarta Pusat bergerak cepat dengan mengerahkan tim ke lokasi. Tim PMI tiba pada pukul 21.50 WIB untuk bersiaga dan memberikan layanan pertolongan medis kepada warga terdampak maupun pihak yang membutuhkan bantuan di lokasi kejadian.

    Kehadiran tim PMI merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian darurat, khususnya untuk memastikan warga terdampak mendapatkan pertolongan medis secara cepat dan tepat.

    PMI Jakarta Pusat terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan serta memantau kondisi warga terdampak untuk memastikan kebutuhan kemanusiaan dapat ditangani dengan baik.

  • Permukiman di Gambir Jakpus Kebakaran, PMI Cepat Beri Pertolongan

    Permukiman di Gambir Jakpus Kebakaran, PMI Cepat Beri Pertolongan

    Jakarta – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Ceper 8, RT 005/RW 001, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Insiden tersebut berdampak cukup besar dan menyebabkan sedikitnya 114 rumah tinggal hangus terbakar Senin, (31/08/2026).

    Akibat kejadian tersebut, sebanyak 310 kepala keluarga (KK) atau sekitar 880 jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

    Informasi mengenai kebakaran diterima PMI Kota Jakarta Pusat pada pukul 13.40 WIB. Hanya dalam waktu 10 menit, tepat pukul 13.50 WIB, tim PMI Jakarta Pusat telah tiba di lokasi untuk memberikan dukungan penanganan dan layanan pertolongan pertama bagi warga terdampak maupun petugas yang berada di lapangan.

    Dalam proses penanganan kebakaran, sejumlah warga terdampak dan petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengalami berbagai kondisi kesehatan, di antaranya pingsan, lemas, luka robek, hingga memar.

    Tim PMI Jakarta Pusat bergerak memberikan pertolongan dan penanganan awal kepada para korban sesuai kondisi yang dialami. Layanan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya PMI memastikan kebutuhan pertolongan pertama dan dukungan kesehatan bagi masyarakat serta petugas yang terlibat dalam penanganan bencana.

    PMI Jakarta Pusat terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur terkait di lokasi untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan dan layanan kemanusiaan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat.