Category: Terkini

  • Semua Bisa Bantu Masyarakat; Refleksi Bulan Dana PMI Jakarta Tahun 1972

    Semua Bisa Bantu Masyarakat; Refleksi Bulan Dana PMI Jakarta Tahun 1972

    Kegiatan kemanusiaan tidak selalu lahir dari aksi-aksi besar. Sering kali, ia berawal dari langkah yang sangat sederhana: sebuah kaleng donasi di persimpangan jalan, tangan-tangan kecil yang dengan tulus mengulurkannya kepada para pengguna jalan, serta semangat para pelajar yang rela berdiri di bawah terik matahari demi membantu sesama.

    Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan salah satu contoh nyata bagaimana kepedulian masyarakat dapat dihimpun menjadi kekuatan besar untuk mendukung berbagai layanan kemanusiaan.

    Sejak pertama kali dilaksanakan di Jakarta pada tahun 1972, Bulan Dana menjadi gerakan yang melibatkan banyak unsur masyarakat, termasuk para anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang menjadi ujung tombak penggalangan dana.

    Pada masa itu, metode penggalangan dana masih sangat sederhana. Para relawan membawa kaleng donasi dan mengedarkannya di setiap persimpangan jalan ketika lampu lalu lintas berwarna merah.

    Para pengguna kendaraan yang sedang berhenti menjadi bagian dari gerakan gotong royong tersebut melalui sumbangan sukarela.

    Berbeda dengan kondisi saat ini, kegiatan penggalangan dana di jalan raya pada masa itu masih diperbolehkan, sehingga interaksi antara relawan dan masyarakat berlangsung secara langsung. Cara sederhana tersebut justru mampu membangun kedekatan sekaligus menumbuhkan budaya berbagi di tengah masyarakat.

    Pelaksanaan Bulan Dana berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai September hingga akhir November. Para anggota PMR dari berbagai sekolah di Jakarta bertugas secara bergantian di sejumlah titik yang telah ditentukan. Bagi kami, kegiatan ini bukanlah sebuah beban. Justru menjadi pengalaman yang menyenangkan dan penuh makna.

    Setiap selesai bertugas, bentuk apresiasi yang kami terima sangat sederhana, seperti sepotong roti atau diantar pulang menggunakan ambulans PMI. Hal-hal kecil seperti itulah yang membuat semangat tetap terjaga. Kami merasa dihargai, sekaligus bangga karena dapat mengambil bagian dalam sebuah gerakan kemanusiaan.

    Ada pula pengalaman yang hingga kini masih membekas dalam ingatan. Setelah seluruh rangkaian Bulan Dana selesai, kami diajak mengikuti kegiatan rekreasi bersama anggota PMR dari berbagai sekolah di Jakarta ke Kota Bandung menggunakan kereta api.

    Selama di sana kami menginap di barak tentara dan mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan. Perjalanan tersebut bukan sekadar rekreasi, tetapi menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun solidaritas, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar PMI.

    Dana yang berhasil dihimpun melalui Bulan Dana tidak berhenti sebagai angka dalam laporan keuangan. Seluruhnya kembali kepada masyarakat melalui berbagai layanan kemanusiaan, seperti penanggulangan bencana, pelayanan ambulans dan kesehatan, serta pembinaan generasi muda melalui kegiatan Palang Merah Remaja.

    Dengan kata lain, setiap rupiah yang dimasukkan masyarakat ke dalam kaleng donasi benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang nyata.

    Pengalaman tersebut meninggalkan pelajaran yang sangat berharga. Kepedulian tidak ditentukan oleh besar kecilnya kemampuan seseorang, melainkan oleh kemauan untuk berbuat. Anak-anak sekolah dapat menyumbangkan tenaga dan waktunya sebagai relawan.

    Para pengguna jalan dapat berpartisipasi melalui donasi. Masyarakat dapat membantu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ketika setiap orang mengambil peran, sekecil apa pun kontribusinya, dampak yang dihasilkan akan menjadi sangat besar.

    Kini, cara menggalang dana mungkin telah berubah. Teknologi berkembang, metode semakin modern, dan berbagai aturan pun terus menyesuaikan zaman. Namun, nilai yang mendasarinya tetap sama: semangat gotong royong, kepedulian, dan keinginan untuk membantu sesama.

    Bulan Dana PMI Jakarta pada tahun 1972 menjadi pengingat bahwa gerakan kemanusiaan tidak selalu membutuhkan fasilitas yang mewah atau teknologi yang canggih.

    Berbekal sebuah kaleng donasi, semangat para relawan muda, dan kepercayaan masyarakat, ribuan aksi kemanusiaan dapat diwujudkan. Dari pengalaman itulah saya belajar bahwa membantu sesama bukanlah tentang seberapa besar yang kita miliki, melainkan seberapa besar kepedulian yang kita berikan.

    Karena pada akhirnya, semua bisa bantu masyarakat.

    Oleh: Kang Ajun
    PMR Inti Angkatan 3/1974
    NIA : 74357089

  • PMI Jakpus Ikuti Apel Operasi Dampak Kekeringan Ekstrem El Nino 2026

    PMI Jakpus Ikuti Apel Operasi Dampak Kekeringan Ekstrem El Nino 2026

    Jakarta, – (30/06/2026) PMI Kota Jakarta Pusat turut mengikuti Apel Operasi Dampak Kekeringan Ekstrem Akibat El Nino 2026 yang diselenggarakan oleh PMI Pusat di Gudang Darurat PMI Pusat Jakarta.

    Apel tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi krisis air bersih akibat musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino.

    Dalam apel tersebut, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengumumkan kesiapan 200 unit mobil tangki air yang akan dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan di berbagai wilayah Indonesia.

    “Kami menggerakkan 200 mobil tangki air untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih akibat kekeringan,” kata dia.

    Pengerahan armada ini merupakan bagian dari strategi kesiapsiagaan bencana berbasis prakiraan guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

    Sebagai tahap awal, distribusi bantuan akan diprioritaskan ke delapan provinsi yang diperkirakan mengalami dampak kekeringan paling berat, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

    Seluruh proses penyaluran bantuan akan dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah dan BPBD agar bantuan dapat diterima secara cepat dan tepat sasaran.

    Kepala Markas PMI Kota Jakarta Pusat, Gunadi Al Afadjari, menyampaikan bahwa PMI Kota Jakarta Pusat mendukung penuh langkah yang diambil PMI Pusat dalam mengantisipasi dampak kekeringan ekstrem.

    Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi juga dimulai sejak adanya prediksi potensi bencana.

    “Apel kesiapsiagaan ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran PMI untuk selalu siap memberikan pelayanan kemanusiaan. PMI Kota Jakarta Pusat mendukung penuh operasi nasional ini dan siap mengerahkan sumber daya yang dimiliki apabila dibutuhkan ” ujar Gunadi Al Afadjari.

    PMI mencatat peningkatan kapasitas operasi dibandingkan penanganan kekeringan tahun 2023. Saat itu, sebanyak 126 mobil tangki berhasil mendistribusikan lebih dari 100 juta liter air bersih kepada masyarakat.

    Pada tahun 2026, jumlah armada yang disiagakan meningkat menjadi 200 unit sebagai bentuk penguatan kapasitas operasi kemanusiaan menghadapi ancaman kekeringan yang diperkirakan berlangsung pada puncak musim kemarau, yakni Juli hingga September.

    Melalui kesiapsiagaan yang terencana dan sinergi dengan berbagai pihak, PMI berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar berupa air bersih dapat terpenuhi selama masa kekeringan.

  • PMI Jakarta Pusat Sigap Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

    PMI Jakarta Pusat Sigap Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

    Jakarta – Tim PMI Kota Jakarta Pusat bergerak cepat memberikan bantuan evakuasi dan pertolongan medis dalam insiden kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin malam (27/4/2026).

    Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan sejumlah gerbong kereta mengalami kerusakan parah hingga ringsek dan retak di beberapa bagian.

    Benturan keras membuat suasana di lokasi dipenuhi kepanikan, sementara petugas gabungan langsung melakukan upaya penyelamatan terhadap para korban.

    Pantauan di lokasi pada Selasa (28/4/2026), sejumlah petugas kepolisian masih berjaga untuk mengamankan lokasi kejadian dan membantu proses investigasi.

    Tim PMI Kota Jakarta Pusat turut hadir bersama unsur gabungan lainnya untuk membantu proses evakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, serta mendukung penanganan medis bagi para penumpang yang mengalami luka-luka.

    Petugas PMI juga bersiaga untuk memastikan korban mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

    Beberapa petugas gabungan tampak berada di sekitar gerbong KRL yang mengalami kerusakan paling parah. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi gerbong yang ringsek dan berisiko membahayakan petugas maupun korban yang masih berada di dalam.

    Hingga saat ini, tercatat sebanyak 7 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka ringan hingga berat dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

    PMI Kota Jakarta Pusat menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat, bencana, maupun kecelakaan, dengan pelayanan yang cepat, sigap, dan profesional kapan pun dibutuhkan.

  • PMI Jakpus Lakukan Sosialisasi Pengenalan Ambulans di SDN 13 Kemayoran

    PMI Jakpus Lakukan Sosialisasi Pengenalan Ambulans di SDN 13 Kemayoran

    Jakarta — Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan sosialisasi pengenalan ambulans di SDN 13 Kemayoran pada Rabu, (08/4/2026), pukul 08.00 WIB.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukasi kemanusiaan kepada siswa sejak dini, khususnya dalam mengenalkan peran penting layanan kesehatan darurat di lingkungan masyarakat.

    Sosialisasi diikuti oleh siswa-siswi SDN 13 Kemayoran dengan didampingi oleh para guru dan pihak sekolah.

    Dalam kegiatan tersebut, tim PMI Jakarta Pusat memberikan materi mengenai fungsi ambulans sebagai kendaraan medis yang digunakan untuk memberikan pertolongan pertama serta mengevakuasi pasien ke fasilitas kesehatan.

    Para siswa juga dikenalkan dengan kondisi-kondisi darurat yang memerlukan bantuan ambulans.

    Selain itu, siswa diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan yang terdapat di dalam ambulans, seperti tandu, kotak pertolongan pertama, hingga peralatan medis dasar lainnya.

    Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

    Untuk meningkatkan pemahaman, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias dan aktif mengajukan pertanyaan seputar fungsi ambulans serta cara penggunaannya dalam situasi darurat.

    Melalui kegiatan ini, PMI Jakarta Pusat berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap pentingnya layanan kesehatan darurat serta membentuk karakter generasi muda yang sigap, peduli, dan siap membantu sesama.

    Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, yang berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

  • PMI Jakpus Catatkan Hasil Audit Keuangan 2025 yang Akuntabel dan Transparan

    PMI Jakpus Catatkan Hasil Audit Keuangan 2025 yang Akuntabel dan Transparan

    Jakarta — (26/02/2026) Suasana bulan suci Ramadan tidak mengurangi semangat tim keuangan Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat dalam menjalankan tanggung jawabnya.

    Di tengah menjalankan ibadah puasa, staf keuangan tetap mendampingi proses audit laporan keuangan tahun buku 2025 yang dilaksanakan oleh auditor dari KAP Nahrudien Akbar.

    Audit ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 23–25 Januari 2026, di kantor PMI Kota Jakarta Pusat, Meski kondisi fisik tampak lelah karena berpuasa, seluruh tim tetap mengikuti setiap tahapan audit dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.

    Berdasarkan hasil audit, laporan keuangan tahun 2025 yang disusun oleh tim keuangan PMI Kota Jakarta Pusat dinyatakan baik, wajar, akuntabel, serta telah sesuai dengan standar PSAK ISAK 335. Hasil ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

    Suasana hangat terlihat setelah proses audit selesai. Dalam dokumentasi kegiatan, tampak jajaran pengurus dan auditor berkumpul di ruang rapat. Wajah-wajah yang terlihat sedikit lelah justru dihiasi senyum dan rasa lega setelah seluruh rangkaian audit terselesaikan dengan baik.

    Beberapa staf dan auditor juga berfoto bersama sambil menunjukkan simbol jempol sebagai tanda syukur dan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin.

    Sebagai bentuk kepedulian di bulan suci, PMI Kota Jakarta Pusat juga menyerahkan paket sembako kepada tim auditor dalam rangka program PMI Bakti Ramadan Peduli.

    Penyerahan paket tersebut menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan penghargaan, sekaligus mempererat silaturahmi di antara kedua belah pihak.

    Momentum ini tidak hanya menjadi kegiatan audit rutin, tetapi juga menjadi cerminan nilai kemanusiaan dan kebersamaan yang terus dijaga, bahkan di tengah keterbatasan fisik saat menjalankan ibadah puasa.

    Dengan hasil audit yang baik, PMI Kota Jakarta Pusat semakin memperkuat komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang amanah, transparan, dan profesional kepada masyarakat.

  • Mukerko PMI Kota Jakpus 2026: Dorong Pelayanan Kemanusiaan yang Mandiri

    Mukerko PMI Kota Jakpus 2026: Dorong Pelayanan Kemanusiaan yang Mandiri

    Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menyelenggarakan Musyawarah Kerja Kota (Mukerko) PMI Kota Jakarta Pusat Tahun 2025/2026 dengan mengusung tema “Sinergi dan Inovasi Pelayanan PMI Menuju Kemandirian”.

    Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di Gedung Walikota Administrasi Jakarta Pusat.

    Musyawarah Kerja Kota merupakan forum strategis tahunan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan rencana kerja PMI Kota Jakarta Pusat ke depan.

    Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi organisasi guna memperkuat peran dan fungsi PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan di wilayah Jakarta Pusat.

    Mukerko tersebut dihadiri oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta H. Beky Mardani, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun, unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dewan Kota, unsur Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta PDDI Kota Jakarta Pusat.

    Hadir pula jajaran pengurus PMI Kota Jakarta Pusat, perwakilan PMI tingkat kecamatan se-Jakarta Pusat, serta tamu undangan dari PMI Kota se-DKI Jakarta. Turut hadir para relawan Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), dan guru pembina yang selama ini aktif mendukung kegiatan kemanusiaan PMI.

    Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda, dalam sambutannya menegaskan komitmen PMI Kota Jakarta Pusat untuk terus meningkatkan kemandirian organisasi, khususnya dalam aspek pelayanan kemanusiaan.

    Menurutnya, kemandirian menjadi faktor penting agar PMI mampu bergerak lebih cepat, profesional, dan berkelanjutan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

    “PMI Kota Jakarta Pusat pada tahun ini akan lebih mandiri lagi dalam memberikan pelayanan kemanusiaan. Dengan sinergi seluruh unsur, kami optimistis PMI dapat terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar H. Asep Djuanda.

    Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, H. Beky Mardani, berharap PMI ke depan dapat semakin profesional, inovatif, dan mandiri, serta terus meningkatkan kepercayaan publik.

    Ia menekankan bahwa sinergi dan inovasi merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan pelayanan kemanusiaan yang semakin kompleks.

    “PMI harus terus bertransformasi agar semakin profesional, semakin mandiri, dan semakin dicintai oleh masyarakat,” tuturnya.

    Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, mengapresiasi terselenggaranya Musyawarah Kerja Kota PMI Kota Jakarta Pusat.

    Ia berharap Mukerko ini dapat menghasilkan program-program kerja yang realistis, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Jakarta Pusat.

    “Kami berharap Musyawarah Kerja Kota ini mampu mewujudkan seluruh cita-cita dan rencana yang telah disusun, sehingga PMI dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan,” ungkap Eric PZ Lumbun.

    Melalui Musyawarah Kerja Kota Tahun 2025/2026 ini, PMI Kota Jakarta Pusat diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan program-program inovatif dan berkelanjutan demi terwujudnya PMI yang mandiri, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

  • PMI Kota Jakpus Resmi Tutup Bulan Dana 2025, Apresiasi Solidaritas dan Kepedulian Masyarakat

    PMI Kota Jakpus Resmi Tutup Bulan Dana 2025, Apresiasi Solidaritas dan Kepedulian Masyarakat

    Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat secara resmi menutup rangkaian kegiatan Bulan Dana PMI Tahun 2025 dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Ruang Pola Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025).

    Acara penutupan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat selaku Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Jakarta Pusat, para Suku Dinas (Sudin) dan UKPD di jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, para camat dan lurah se-Jakarta Pusat, ketua-ketua PMI kecamatan, serta sejumlah undangan lainnya.

    Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Bulan Dana PMI Jakarta Pusat Tahun 2025.

    Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Bulan Dana ini merupakan hasil kerja sama, kolaborasi, dan kepedulian berbagai elemen masyarakat, pemerintah, serta mitra PMI.

    “Capaian Bulan Dana PMI Jakarta Pusat tahun ini tidak lepas dari dukungan semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan yang diberikan kepada PMI untuk terus menjalankan misi kemanusiaan,” ujar H. Asep Djuanda.

    Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan PMI Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Wakil Sekretaris, Drs. Bambang Sutarno, M.M. Ia menyampaikan penghargaan atas upaya PMI Kota Jakarta Pusat dalam menghimpun dana Bulan Dana PMI.

    Menurutnya, capaian tersebut merupakan wujud nyata kepedulian, gotong royong, dan solidaritas masyarakat Jakarta Pusat.

    “Dengan capaian Bulan Dana ini, PMI ke depan akan semakin siap dan kuat dalam memberikan bantuan serta pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

    Sambutan sekaligus penutupan acara disampaikan oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat selaku Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Jakarta Pusat.

    Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan Bulan Dana PMI 2025.

    Ia juga mengapresiasi kinerja PMI Kota Jakarta Pusat yang selama ini dinilai selalu sigap dan hadir di tengah masyarakat.

    “Dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana kebakaran, PMI selalu hadir di garda terdepan membantu warga penyintas,” ujarnya.

    Rangkaian acara penutupan Bulan Dana PMI Kota Jakarta Pusat Tahun 2025 ditutup dengan pengumuman serta pemberian piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada lembaga dan instansi dengan capaian pengumpulan dana terbaik, sebagai motivasi untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian dan kemanusiaan di Jakarta Pusat.

  • PMI Jakarta Pusat Gelar Fun Walk Humanity sebagai Apresiasi Relawan 2025

    PMI Jakarta Pusat Gelar Fun Walk Humanity sebagai Apresiasi Relawan 2025

    Jakarta – Dalam rangka mengapresiasi dedikasi dan kontribusi para relawan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan jalan santai bertajuk “Fun Walk Humanity” pada Minggu, (21/12/2025).

    Kegiatan ini berlangsung di Silang Barat Daya Monumen Nasional (Monas) dan menjadi ajang kebersamaan seluruh elemen PMI bersama masyarakat.

    Kegiatan Fun Walk Humanity diikuti oleh lebih dari 1.200 peserta yang terdiri atas jajaran Pengurus PMI Kota Jakarta Pusat, staf, relawan, perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, serta masyarakat umum.

    Acara secara resmi dilepas oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, S.IP., pada pukul 07.00 WIB.

    Para peserta menempuh rute jalan santai dari Silang Barat Daya Monas menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan kembali ke titik awal di Silang Barat Daya Monas.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Pusat mengimbau sekaligus mengajak seluruh pengurus dan relawan PMI untuk terus menghadirkan peran PMI di tengah masyarakat.

    Menurutnya, kiprah PMI tidak hanya terbatas pada kegiatan donor darah, namun juga berbagai aksi sosial dan kemanusiaan lainnya yang dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

    “Kehadiran PMI di masyarakat harus semakin dirasakan manfaatnya, tidak hanya melalui donor darah, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya,” ujar Drs. Arifin.

    Selain kegiatan jalan santai, acara Fun Walk Humanity juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan menarik, seperti senam zumba bersama, hiburan panggung, serta pembagian hadiah undian (doorprize) yang menambah semangat dan antusiasme para peserta.

    Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para relawan, khususnya relawan KSR, yang selama ini telah berjuang dan berkiprah aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Ia menilai para relawan telah memberikan inspirasi serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

    “Para relawan PMI adalah garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. Dedikasi, semangat, dan pengabdian yang ditunjukkan selama ini menjadi inspirasi sekaligus bukti nyata kehadiran PMI di tengah masyarakat,” ungkap H. Asep Djuanda.

    Melalui kegiatan Fun Walk Humanity ini, PMI Kota Jakarta Pusat berharap dapat mempererat solidaritas, meningkatkan semangat kebersamaan, serta memperkuat komitmen seluruh relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan secara berkelanjutan.

  • PMI Jakarta Pusat Apresiasi Dedikasi Relawan melalui Volunteer of the Year 2025

    PMI Jakarta Pusat Apresiasi Dedikasi Relawan melalui Volunteer of the Year 2025

    Jakarta — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menggelar acara Volunteer of the Year 2025 sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para relawan yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi luar biasa dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

    Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PMI Kota Jakarta Pusat untuk mengakui peran strategis relawan sebagai garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, kegiatan donor darah, hingga aksi sosial di tengah masyarakat.

    Acara tahunan tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

    Ratusan peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas jajaran Pengurus PMI Kota Jakarta Pusat, staf, relawan dari unsur KSR, TSR, dan PMR, mitra strategis dari sektor korporasi dan komunitas, serta perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.

    Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda, menegaskan bahwa kegiatan Volunteer of the Year bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan tulus atas kerja keras para relawan yang selama ini menjadi tulang punggung organisasi.

    “Sesuai dengan slogan yang selalu kami gaungkan, relawan tidak dibayar bukan karena tidak bernilai, tetapi karena tidak ternilai. Para relawan telah mendedikasikan waktu, tenaga, bahkan mempertaruhkan keselamatan mereka di garda terdepan pelayanan kemanusiaan. Malam ini adalah milik mereka, sebuah penghormatan kecil atas dampak besar yang telah diberikan bagi warga Jakarta Pusat,” ujarnya.

    Sorotan utama dalam acara ini adalah pemberian penghargaan kepada relawan terpilih dalam sejumlah kategori, di antaranya Lifetime Achievement, Humanitarian Excellence, Creative Media Contributor, Innovative Educator, Community Builder, Dedication & Service, Community Impact, serta Young Humanitarian.

    Kategori-kategori tersebut merepresentasikan keberagaman peran dan kontribusi relawan PMI dalam mendukung misi kemanusiaan di berbagai bidang.

    Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas dedikasi para relawan PMI yang senantiasa hadir dalam setiap situasi darurat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

    “Mereka telah mewakafkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk masyarakat. Oleh karena itu, saya berterima kasih, bersyukur, dan berbangga hati karena ternyata begitu banyak orang-orang hebat di sekitar kita yang tanpa harus diminta, terpanggil untuk hadir bersama PMI dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat dalam memajukan kotanya,” tuturnya.

    Selain penganugerahan penghargaan, acara Volunteer of the Year 2025 juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan hiburan yang menambah kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh insan kemanusiaan PMI Kota Jakarta Pusat.

  • PMI Jakpus Perkuat Komitmen Kesiapsiagaan Lewat Apel Jaga Jakarta

    PMI Jakpus Perkuat Komitmen Kesiapsiagaan Lewat Apel Jaga Jakarta

    Jakarta – PMI Jakarta Pusat menurunkan sembilan relawan untuk mengikuti Apel Deklarasi Jaga Jakarta yang berlangsung pada Jumat (21/11/2025) di halaman Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.

    Kehadiran para relawan ini menjadi bagian dari komitmen PMI dalam mendukung upaya peningkatan keamanan dan kesiapsiagaan di Ibu Kota.

    Acara tersebut dibuka dan diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

    Dalam kesempatan itu, Pemprov DKI juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Jaga Jakarta, yang diharapkan menjadi pilar penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Gubernur Pramono menegaskan bahwa transformasi Jakarta menuju kota global tidak hanya bertumpu pada kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kesadaran kolektif warga untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan.

    “Satgas Jaga Jakarta lahir sebagai wujud dari kesadaran itu. Saya mengapresiasi seluruh warga Jakarta dan jajaran Forkopimda yang telah bersinergi menjaga kota ini. Partisipasi dan komitmen semua pihak menegaskan bahwa menjaga Jakarta adalah kerja kita bersama,” ujarnya.

    Sebagai lembaga kemanusiaan yang memiliki mandat untuk memberikan pelayanan dalam kondisi darurat maupun non-darurat, PMI Jakarta Pusat menyambut baik kehadiran Satgas Jaga Jakarta.

    PMI menilai, sinergi lintas unsur sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi risiko di wilayah DKI Jakarta.

    PMI Jakarta Pusat menegaskan kesiapan untuk terus mendukung program pemerintah dalam menjaga keamanan, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat sistem penanganan kedaruratan demi keselamatan warga Jakarta.