Category: Bencana & Sosial

  • PMI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Sawah Besar

    PMI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Sawah Besar

    Jakarta — Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak kebakaran di permukiman padat penduduk di Jalan Kartini IV, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

    Kebakaran yang melanda kawasan permukiman tersebut terjadi pada Senin (31/8/2026). Peristiwa itu berdampak terhadap warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa penanganan pascakebakaran.

    Sebagai bentuk respons kemanusiaan, PMI menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji sebanyak 90 box yang diberikan selama tiga hari, family kit sebanyak 11 box, serta terpal sebanyak 3 buah.

    Bantuan makanan siap saji diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga selama berada dalam kondisi darurat. Sementara itu, family kit disalurkan untuk mendukung kebutuhan dasar keluarga terdampak, sedangkan terpal dapat dimanfaatkan sebagai perlengkapan darurat bagi warga yang membutuhkan.

    Respons PMI tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan perlengkapan darurat.

    Kehadiran bantuan kemanusiaan diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak kebakaran serta membantu proses pemulihan masyarakat setelah kejadian tersebut.

    PMI terus berupaya memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui respons cepat terhadap berbagai kejadian bencana dan kondisi darurat di wilayah Jakarta.

  • Enam Hari Pascakebakaran, PMI Jakpus Salurkan 3.680 Box Makanan untuk Penyintas di Gambir

    Enam Hari Pascakebakaran, PMI Jakpus Salurkan 3.680 Box Makanan untuk Penyintas di Gambir

    Jakarta — Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menyalurkan makanan siap saji kepada para penyintas kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Ceper 8, RT 005/RW 001, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026).

    Bantuan makanan siap saji diberikan selama enam hari sejak peristiwa kebakaran terjadi. Hingga akhir masa penyaluran, PMI Jakarta Pusat telah mendistribusikan sebanyak 3.680 box makanan kepada para penyintas yang terdampak.

    Dalam proses pendistribusian, PMI Jakarta Pusat bekerja sama dengan PMI Kecamatan Gambir serta pengurus RT setempat. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang membutuhkan.

    Penyaluran makanan siap saji ini merupakan bagian dari respons kemanusiaan PMI dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya pada masa tanggap darurat pascakebakaran.

    PMI Jakarta Pusat berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para penyintas selama menjalani masa pemulihan pascakejadian.

  • Respon Cepat PMI Usai Ruko Kosong Terbakar di Cideng Gambir

    Respon Cepat PMI Usai Ruko Kosong Terbakar di Cideng Gambir

    Jakarta – Kebakaran melanda sebuah ruko kosong di Jalan Cideng Barat No. 26, RT 011/RW 04, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026).

    Informasi mengenai kejadian tersebut diterima oleh tim PMI Kota Jakarta Pusat pada pukul 22.18 WIB. Mendapat laporan tersebut, tim PMI langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi warga dan memberikan pertolongan apabila terdapat korban yang terdampak.

    Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi pada ruko dalam kondisi kosong. Api kemudian ditangani oleh petugas terkait untuk mencegah kebakaran meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

    Tim PMI Jakarta Pusat bersiaga di lokasi sebagai bentuk respons cepat dalam penanganan situasi darurat, sekaligus memastikan kebutuhan pertolongan medis bagi korban maupun masyarakat yang terdampak dapat segera diberikan.

    PMI Jakarta Pusat terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan dan melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi kejadian.

  • Kebakaran di Sawah Besar, PMI Siaga Pertolongan Medis

    Kebakaran di Sawah Besar, PMI Siaga Pertolongan Medis

    Jakarta – Kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Kartini IV, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026) malam.

    Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 21.27 WIB dan menghanguskan satu bangunan kos serta dua rumah warga.

    Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh penghuni kos yang meninggalkan kompor dalam keadaan menyala saat memasak. Api kemudian membesar dan berdampak pada bangunan di sekitarnya.

    Sebanyak 8 kepala keluarga (KK) atau 17 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut. Warga yang terdampak kemudian membutuhkan penanganan dan dukungan di tengah proses penanganan kebakaran.

    Merespons kejadian tersebut, PMI Kota Jakarta Pusat bergerak cepat dengan mengerahkan tim ke lokasi. Tim PMI tiba pada pukul 21.50 WIB untuk bersiaga dan memberikan layanan pertolongan medis kepada warga terdampak maupun pihak yang membutuhkan bantuan di lokasi kejadian.

    Kehadiran tim PMI merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian darurat, khususnya untuk memastikan warga terdampak mendapatkan pertolongan medis secara cepat dan tepat.

    PMI Jakarta Pusat terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan serta memantau kondisi warga terdampak untuk memastikan kebutuhan kemanusiaan dapat ditangani dengan baik.

  • Permukiman di Gambir Jakpus Kebakaran, PMI Cepat Beri Pertolongan

    Permukiman di Gambir Jakpus Kebakaran, PMI Cepat Beri Pertolongan

    Jakarta – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Ceper 8, RT 005/RW 001, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Insiden tersebut berdampak cukup besar dan menyebabkan sedikitnya 114 rumah tinggal hangus terbakar Senin, (31/08/2026).

    Akibat kejadian tersebut, sebanyak 310 kepala keluarga (KK) atau sekitar 880 jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

    Informasi mengenai kebakaran diterima PMI Kota Jakarta Pusat pada pukul 13.40 WIB. Hanya dalam waktu 10 menit, tepat pukul 13.50 WIB, tim PMI Jakarta Pusat telah tiba di lokasi untuk memberikan dukungan penanganan dan layanan pertolongan pertama bagi warga terdampak maupun petugas yang berada di lapangan.

    Dalam proses penanganan kebakaran, sejumlah warga terdampak dan petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengalami berbagai kondisi kesehatan, di antaranya pingsan, lemas, luka robek, hingga memar.

    Tim PMI Jakarta Pusat bergerak memberikan pertolongan dan penanganan awal kepada para korban sesuai kondisi yang dialami. Layanan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya PMI memastikan kebutuhan pertolongan pertama dan dukungan kesehatan bagi masyarakat serta petugas yang terlibat dalam penanganan bencana.

    PMI Jakarta Pusat terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur terkait di lokasi untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan dan layanan kemanusiaan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat.

  • PMI Jakarta Pusat Distribusikan Logistik bagi Penyintas Kebakaran di Kebon Melati

    PMI Jakarta Pusat Distribusikan Logistik bagi Penyintas Kebakaran di Kebon Melati

    Jakarta — PMI Kota Jakarta Pusat bergerak cepat memberikan dukungan kemanusiaan kepada para penyintas kebakaran di Jalan Dukuh Pinggir 1, RT 002/RW 005, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

    Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar untuk membantu memenuhi kebutuhan para penyintas pascakebakaran. Bantuan tersebut meliputi 22 pcs pakaian wanita, 18 pcs kaos pria, 6 stel seragam sekolah, 20 box hygiene kit, serta 50 nasi box untuk kebutuhan makan malam.

    Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respons PMI Jakarta Pusat terhadap kondisi para penyintas yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascakebakaran.

    Selain mendistribusikan bantuan logistik, PMI Jakarta Pusat terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para penyintas dan kebutuhan di lokasi sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat diberikan secara tepat dan sesuai kebutuhan.

    Melalui respons cepat dan dukungan logistik, PMI Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat yang terdampak bencana serta memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

  • PMI Jakarta Pusat Tangani Warga Terdampak Kebakaran di Tanah Abang

    PMI Jakarta Pusat Tangani Warga Terdampak Kebakaran di Tanah Abang

    Jakarta – Kebakaran terjadi di Jalan Jati Bunder, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).

    Informasi mengenai kejadian tersebut diterima petugas PMI Kota Jakarta Pusat pada pukul 13.50 WIB.

    Setelah menerima laporan, petugas PMI Kota Jakarta Pusat segera menuju lokasi untuk memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak kebakaran.

    Di lokasi, petugas PMI memberikan pertolongan pertama kepada sejumlah warga yang mengalami berbagai keluhan dan cedera, di antaranya luka robek serta iritasi pada mata akibat paparan asap.

    Petugas PMI melakukan penanganan awal terhadap warga yang membutuhkan bantuan medis serta memastikan kondisi mereka mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan.

  • Kebakaran di Cempaka Mas, PMI Turunkan Tim ke Lokasi

    Kebakaran di Cempaka Mas, PMI Turunkan Tim ke Lokasi

    Jakarta – Kebakaran terjadi di kawasan Cempaka Mas, Jakarta, pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Tim Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat (PMI) turut bersiaga di lokasi untuk memberikan dukungan pelayanan kemanusiaan apabila dibutuhkan.

    Berdasarkan informasi awal di lapangan, titik awal kebakaran diketahui berasal dari area tumpukan sampah. Api kemudian membesar hingga memerlukan penanganan petugas di lokasi.

    Kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang mengenai material mudah terbakar di area tersebut. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.

    Tim PMI tetap bersiaga selama proses penanganan berlangsung guna mengantisipasi kebutuhan pertolongan pertama maupun layanan kemanusiaan lainnya.

    Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam membuang puntung rokok dan memastikan tidak terdapat sumber api yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di sekitar tumpukan sampah atau material yang mudah terbakar.

  • PMI Dampingi Ketua TP PKK Jakarta Pusat Tinjau Layanan bagi Penyintas Kebakaran

    PMI Dampingi Ketua TP PKK Jakarta Pusat Tinjau Layanan bagi Penyintas Kebakaran

    Jakarta — PMI Kota Jakarta Pusat mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, dalam kunjungan ke lokasi pengungsian penyintas kebakaran di Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, dan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, pada Jumat (5/6/2026).

    Kunjungan tersebut bertujuan memberikan dukungan moril sekaligus memastikan kebutuhan dasar para penyintas kebakaran yang saat ini masih berada di pengungsian dapat terpenuhi dengan baik.

    Dalam peninjauan tersebut, Witri Yenny Arifin melihat langsung berbagai fasilitas yang telah disediakan bagi para pengungsi, di antaranya tenda pengungsian, dapur umum, posko kesehatan, posko pelayanan administrasi kependudukan (Dukcapil), posko PPSU, hingga posko pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA).

    PMI Dampingi Ketua TP PKK Jakarta Pusat Tinjau Layanan bagi Penyintas Kebakaran
    PMI Dampingi Ketua TP PKK Jakarta Pusat Tinjau Layanan bagi Penyintas Kebakaran

    “Di lokasi pengungsian hadir juga beberapa posko untuk membantu pemulihan warga, seperti pengurusan dokumen kependudukan yang hilang melalui Dukcapil, pemberian perlengkapan sekolah, hingga pelayanan kesehatan,” ujar Witri Yenny Arifin.

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam membantu proses pemulihan warga terdampak kebakaran.

    “Kami bekerja sama dengan PMI untuk memberikan bantuan bagi balita, ibu-ibu, layanan kesehatan, hygen Kit, maupun makan siang. Mudah-mudahan kolaborasi dari semua pihak yang peduli dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah kebakaran,” katanya.

    PMI Jakarta Pusat terus memberikan dukungan kemanusiaan di lokasi pengungsian melalui layanan kesehatan, distribusi bantuan, serta pendampingan bagi para penyintas guna membantu proses pemulihan pascabencana.

  • PMI Jakpus Siaga Tangani Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran

    PMI Jakpus Siaga Tangani Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran

    Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat bersiaga dalam penanganan kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam (1/6/2026).

    Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah warga tersebut mengakibatkan ratusan keluarga terdampak dan harus mengungsi.

    Sesaat setelah menerima laporan kejadian, PMI Jakarta Pusat langsung mengerahkan personel dan mendirikan pos kesehatan serta tenda pengungsian di lokasi untuk memberikan pelayanan kepada warga terdampak dan petugas yang terlibat dalam proses pemadaman.

    Berbagai keluhan kesehatan ditangani oleh tim PMI, mulai dari sesak napas akibat paparan asap, nyeri otot karena kelelahan, hingga evakuasi pasien ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

    Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda, turut hadir meninjau langsung proses penanganan di lokasi. Ia menjelaskan bahwa PMI segera mengirimkan dua unit ambulans begitu menerima informasi mengenai kebakaran tersebut.

    “PMI Jakarta Pusat langsung mengerahkan dua unit ambulans ke lokasi kejadian untuk memberikan pelayanan kesehatan dan membantu proses evakuasi warga yang membutuhkan penanganan medis,” ujar Asep.

    Selain itu, PMI juga menyiapkan bantuan tenda tambahan untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

    “Kami sedang menyiapkan dua unit tenda yang akan segera tiba untuk menampung para pengungsi,” tambahnya.

    Terkait penanganan trauma pascabencana, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan, Asep menegaskan bahwa PMI memiliki prosedur khusus dalam tahap pemulihan. Namun saat ini, fokus utama masih berada pada fase tanggap darurat.

    “Kami memiliki prosedur untuk evakuasi dan recovery. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan PMI Provinsi DKI Jakarta dan memprioritaskan penanganan pada tahap tanggap darurat,” jelasnya.

    Akibat peristiwa tersebut, sekitar 500 kepala keluarga (KK) terdampak. Delapan warga juga dilaporkan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Hermina setelah mengalami sesak napas akibat menghirup asap kebakaran.

    Hingga saat ini, PMI Jakarta Pusat masih bersiaga di lokasi untuk memantau kondisi kesehatan warga terdampak serta mendukung upaya penanggulangan bencana yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait.