Category: Relawan

  • PMI Jakpus Lantik Pengurus FKP PMR, KSR, dan TSR Masa Bakti 2026–2028

    PMI Jakpus Lantik Pengurus FKP PMR, KSR, dan TSR Masa Bakti 2026–2028

    Jakarta – Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat melaksanakan pelantikan gabungan Pengurus Forum Komunikasi Pembina Palang Merah Remaja (FKP PMR), Pengurus Korps Sukarela (KSR), dan Pengurus Tenaga Sukarela (TSR) masa bakti 2026–2028 pada Selasa, (12/05/2026).

    Pelantikan yang berlangsung di Markas PMI Kota Jakarta Pusat tersebut dilaksanakan secara khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PMI Kota Jakarta Pusat H. Asep Djuanda beserta jajaran pengurus dan relawan PMI.

    Dalam sambutannya, H. Asep Djuanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah diberikan amanah untuk menjalankan roda organisasi selama masa bakti 2026–2028.

    Ia berharap para pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta terus memperkuat pelayanan kemanusiaan di wilayah Jakarta Pusat.

    “PMI tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan para relawan, pembina, dan seluruh unsur organisasi. Saya berharap kepengurusan yang baru ini dapat semakin solid, aktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar H. Asep Djuanda.

    Pelantikan gabungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarunsur di lingkungan PMI Kota Jakarta Pusat, baik dari unsur pembinaan generasi muda melalui PMR, penguatan relawan KSR, maupun pelayanan kemanusiaan melalui TSR.

    Dalam kesempatan tersebut, masing-masing ketua pengurus yang dilantik turut menyampaikan pernyataan dan komitmennya setelah resmi menerima amanah kepengurusan.

    Kegiatan pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan tugas kemanusiaan selama masa bakti 2026–2028.

    Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, PMI Kota Jakarta Pusat berharap seluruh unsur organisasi dapat semakin aktif, profesional, dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

  • PMI Jakarta Pusat Resmi Lantik KSR Angkatan XVIII

    PMI Jakarta Pusat Resmi Lantik KSR Angkatan XVIII

    Jakarta – Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat resmi melantik anggota Korp Sukarela (KSR) angkatan XVIII yang mengusung nama angkatan “Balastri” pada Selasa, (12/05/2026).

    Pelantikan yang berlangsung di Markas PMI Kota Jakarta Pusat tersebut diikuti sebanyak 18 anggota relawan baru.

    Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat pengabdian. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang PMR & Relawan H. Syamsul Qomar beserta Pengurus PMI Kota Jakarta Pusat.

    Dalam sambutannya, H. Syamsul Qomar menyampaikan bahwa relawan KSR memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat.

    Ia berharap seluruh anggota angkatan “Balastri” dapat menjadi relawan yang disiplin, tangguh, serta siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.

    “Menjadi relawan PMI bukan sekadar pengabdian sosial, tetapi juga panggilan kemanusiaan untuk selalu hadir membantu sesama tanpa membedakan latar belakang,” ujarnya.

    Dalam prosesi tersebut, para anggota mengucapkan ikrar relawan sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas kemanusiaan sesuai prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

    Sebelum resmi dilantik, para anggota KSR angkatan XVIII “Balastri” telah menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) selama lima hari di Sukamantri, Gunung Salak, pada 10 hingga 14 Juni 2024.

    Selama kegiatan tersebut, peserta dibekali berbagai materi kepalangmerahan, pertolongan pertama, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga pembentukan mental dan karakter relawan.

    Kegiatan Diksar yang dilaksanakan di alam terbuka tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan fisik dan mental anggota relawan agar mampu menghadapi tantangan saat bertugas di lapangan.

    Dengan dilantiknya KSR angkatan XVIII “Balastri”, PMI Kota Jakarta Pusat berharap kehadiran para relawan baru dapat memperkuat pelayanan kemanusiaan serta meningkatkan kesiapsiagaan organisasi dalam membantu masyarakat di berbagai situasi dan kondisi.