Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menggelar Musyawarah Forum Komunikasi Pembina (FKP) Palang Merah Remaja (PMR) di SMPN 216 Jakarta pada Kamis (12/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan dua tahun sekali ini bertujuan untuk memilih ketua serta menyusun kepengurusan FKP PMR yang baru sebagai upaya memperkuat koordinasi dan peran pembina PMR di wilayah Jakarta Pusat.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan jajaran pengurus PMI Kota Jakarta Pusat, Kepala SMPN 216 Jakarta, serta para pembina PMR dari berbagai sekolah se-Jakarta Pusat.
Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Kota Jakarta Pusat, H. Syamsul Qomar, menyampaikan bahwa musyawarah ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua dan kepengurusan baru, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi para pembina PMR.
“Melalui musyawarah ini, kami berharap para pembina PMR dapat semakin meningkatkan kapasitasnya dalam membina anggota, sehingga mampu mencetak kader-kader yang berkualitas, berdedikasi tinggi, memiliki nilai-nilai kemanusiaan, serta berjiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda, berharap hasil musyawarah ini dapat mendukung PMI dalam pengembangan kurikulum kegiatan ekstrakurikuler kepalangmerahan di sekolah.
“Kami berharap forum ini dapat melahirkan gagasan dan program yang mampu memperkuat kegiatan PMR di sekolah, khususnya dalam pengembangan kurikulum ekstrakurikuler kepalangmerahan yang lebih terarah dan berkualitas,” tuturnya.
Berdasarkan hasil musyawarah, peserta forum secara aklamasi menetapkan Kunaeni sebagai Ketua Forum Komunikasi Pembina PMR PMI Kota Jakarta Pusat untuk masa bakti 2026–2028.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan FKP PMR Jakarta Pusat semakin solid, profesional, dan mampu memperkuat pembinaan kader-kader PMR di sekolah.



