Jakarta – Kebakaran melandapermukiman padat di Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu (16/11/2025).
Sedikitnya 20 rumah hangus terbakar dalam insiden yang terjadi pada siang hari tersebut.
Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) atau 150 jiwa terdampak dan kini harus mengungsi sementara di GOR Tanah Abang.
Petugas telah mendirikan sejumlah tenda pengungsian untuk memenuhi kebutuhan hunian darurat bagi warga.
Tidak lama setelah kejadian, PMI Jakarta Pusat langsung bergerak cepat melakukan siaga kemanusiaan di lokasi kebakaran.
Petugas memberikan layanan pertolongan pertama kepada beberapa korban yang mengalami luka dan gangguan kesehatan akibat insiden tersebut.
Beberapa korban yang memperoleh penanganan awal di antaranya:
Rifan (21), seorang petugas damkar, mengalami luka pada bagian dahi.
Alfian (25) mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal.
Sujiono (79) mengalami luka bakar pada bagian kepala.
Setelah mendapatkan pertolongan pertama dari PMI Jakarta Pusat, seluruh korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Tanah Abang untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pendataan kerusakan serta memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa pengungsian.
Jakarta – Palang Merah Indonesia(PMI) Kota Jakarta Pusat melalui Bidang Penanggulangan Bencana menggelar kegiatan Sosialisasi Kebencanaan bagi masyarakat Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, pada Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari ketua RT, RW, LMK, PKK, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Rudy Hairuddin, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Jakarta Pusat, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi mengenai kesiapsiagaan serta peran aktif masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, PMI Jakarta Pusat berharap masyarakat dapat meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, dan kemampuan tanggap darurat dalam menghadapi berbagai risiko bencana, sehingga tercipta komunitas yang tangguh dan siap siaga.
“Edukasi kebencanaan ini penting agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah bencana terjadi,” ujar Rudy Hairuddin.
Dengan adanya sosialisasi ini, PMI Jakarta Pusat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah perkotaan.
Jakarta – Ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat bergerak cepat merespons kebakaran yang terjadi di Jl. Kampung Bali IX No.14, RT 009 RW 09, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025) pukul 14.40 WIB.
Peristiwa kebakaran bermula dari sebuah gudang kain konfeksi. Berdasarkan keterangan, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Petugas pemadam kebakaran segera melakukan penanganan sehingga api berhasil dilokalisir dan tidak merembet ke bangunan lain.
Adapun kerugian hanya menimpa gudang konfeksi, sementara tidak ada korban jiwa, tempat tinggal, maupun fasilitas umum yang terdampak.
Kehadiran ambulans PMI Jakarta Pusat di lokasi menjadi bagian dari kesiapsiagaan layanan darurat untuk memastikan penanganan cepat apabila ada korban yang membutuhkan bantuan medis.
Jakarta – (30/9/2025) Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menyalurkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp4 juta kepada relawan penyintas kebakaran di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada relawan PMI yang terdampak musibah.
Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jakarta Pusat Richard mengatakan, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pascakebakaran.
“Semoga dengan bantuan ini, yang terdampak bisa segera bangkit dan tetap kuat menghadapi situasi ini,” ujarnya, Senin (30/9/2025).
Kebakaran yang terjadi di wilayah Senen menyebabkan sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Jakarta — (29/9/2025) Kebakaran terjadi di Pasar Senen, tepatnya di Jl. Pasar Senen Lantai 5 Blok S RT 10 RW 02, Kelurahan Senen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (29/9/2025) pagi.
Peristiwa dipicu kebocoran tabung gas di salah satu kios. Api berhasil dilokalisir dan dilakukan pendinginan pukul 07.49 WIB oleh petugas pemadam kebakaran.
PMI Jakarta Pusat mengerahkan ambulans dan relawan untuk mendukung penanganan darurat di lokasi, termasuk evakuasi dan pertolongan pertama bagi warga terdampak.
Situasi terkini sudah terkendali, namun PMI bersama aparat terkait tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.
Jakarta – (18/9/2025) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat segera menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Kramat Pulo, RT 004 RW 06, Jakarta Pusat.
Kebakaran yang terjadi pada Senin, 15 September 2025, akibat korsleting listrik ini, menyebabkan lima rumah rusak parah dan berdampak pada 11 Kepala Keluarga (KK) dengan total 17 orang.
Sebagai respons cepat, PMI Jakarta Pusat langsung mengirimkan ambulans motor ke lokasi kejadian untuk memberikan layanan medis darurat jika diperlukan.
Selain itu, untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan para korban, PMI juga menyalurkan 20 boks makanan siap saji yang akan diberikan secara bertahap selama lima hari.
Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian PMI dalam membantu meringankan beban para korban.
PMI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan dan bantuan yang dibutuhkan oleh para korban dapat terpenuhi dengan baik.
Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat bergerak cepat memberikan bantuan dan layanan kesehatan bagi warga yang menjadi korban kebakaran di Kecamatan Senen (18/9/2025).
Bantuan ini diberikan kepada warga di Jalan Pasar Senen Dalam RT 14 & 15 RW 4, Kelurahan Senen secara bertahap untuk memastikan kebutuhan para korban terpenuhi.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi dan pangan, PMI Jakarta Pusat telah mendistribusikan 270 paket makanan siap saji selama lima hari berturut-turut.
Selain itu, 70 buah hygiene kit juga disalurkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan para korban.
PMI juga menyiagakan posko kesehatan selama tiga hari untuk memeriksa dan mengobati keluhan yang dirasakan oleh korban. Beberapa korban mengeluh sakit di bagian perut, pusing, gatal-gatal, dan mengalami luka gores. Tim medis PMI siap memberikan penanganan pertama dan obat-obatan yang diperlukan.
Bantuan dan layanan ini merupakan wujud nyata kepedulian PMI Jakarta Pusat dalam meringankan beban para korban musibah. PMI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan yang komprehensif bagi seluruh korban.
Jakarta – (18/9/2025) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat segera bertindak cepat menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak kebakaran di Jalan Mardani Raya, Gang C RT 05, RW 05, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih.
Kebakaran yang terjadi pada Rabu, 17 September 2025, ini menyebabkan kerugian material bagi sejumlah keluarga.
Sebagai bentuk respons kemanusiaan, PMI Jakarta Pusat telah memberikan bantuan berupa:
Makanan siap saji: 25 boks
Sembako: 5 set
Hygiene kit: 5 boks
Bantuan makanan siap saji didistribusikan secara bertahap selama tiga hari untuk memastikan kebutuhan pangan para korban terpenuhi.
Selain itu, paket sembako dan hygiene kit juga diberikan untuk membantu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan ini merupakan wujud kepedulian PMI Jakarta Pusat terhadap masyarakat yang dilanda musibah. PMI terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan relawan di lokasi kejadian untuk memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan.
Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para penyintas bencana kebakaran yang melanda wilayah Kecamatan Senen.
Bantuan berupa 70 paket hygiene kit dan pelayanan kesehatan diberikan kepada warga di Jalan Pasar Senen Dalam RT 14 & 15 RW 4, Kelurahan Senen, pada Senin (15/09/2025).
Kebakaran yang terjadi pada pukul 02.06 WIB dini hari itu menyebabkan puluhan rumah hangus dan ratusan warga terpaksa mengungsi. Sebagai respons cepat, tim relawan dari PMI Jakarta Pusat segera tiba di lokasi untuk melakukan asesmen dan pendistribusian bantuan.
Ketua PMI Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya untuk meringankan beban para korban.
“Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak terutama terkait kebersihan dan kesehatan, dapat terpenuhi,” ujarnya.
Selain paket hygiene kit yang berisi sabun, sikat gigi, handuk, dan perlengkapan mandi lainnya, PMI juga membuka posko layanan kesehatan.
Posko ini melayani pemeriksaan dan pengobatan ringan bagi warga yang mengalami luka atau keluhan kesehatan akibat bencana. Sejumlah relawan medis dikerahkan untuk memberikan pertolongan pertama bagi para penyintas.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga agar tetap bersih dan sehat selama berada di lokasi pengungsian, serta mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. PMI Jakarta Pusat akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap memberikan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan.
Jakarta – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Administrasi Jakarta Pusat dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat kolaborasi menggelar Pelatihan Dasar Perawatan Keluarga. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Menteng pada Selasa (6/8) ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Witri Yeni Arifin.
Sebanyak 80 peserta, yang terdiri dari kader PKK dan relawan PMI dari Kecamatan Menteng, mengikuti Pelatihan Dasar Perawatan Keluarga.
Witri Yeni Arifin dalam sambutannya menekankan betapa vitalnya peran para kader. “Kader PKK adalah garda terdepan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan pelatihan ini, saya berharap para kader semakin siap menjadi pelopor kesehatan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Selanjutnya menurut Witri, pelatihan ini adalah langkah konkret dalam membangun ketahanan keluarga yang dimulai dari pengetahuan dasar perawatan. Para peserta dibekali dengan berbagai keterampilan, mulai dari penanganan cedera ringan, hingga perawatan dasar bagi anggota keluarga yang sakit.
Pengetahuan ini sangat berharga, mengingat kader PKK sering kali menjadi orang pertama yang dimintai pertolongan atau nasihat di lingkungan mereka. Dengan bekal ini, mereka dapat memberikan bantuan yang tepat sebelum bantuan medis profesional tiba.
Lebih lanjut, Witri Yeni Arifin menyampaikan apresiasi mendalam kepada PMI Kota Jakarta Pusat atas inisiatif dan kerja sama yang luar biasa ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan tangguh.
“Kami mendukung penuh sinergi antara PMI dan PKK. Kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata kerja bersama dalam membangun kesehatan masyarakat,” ucapnya.
Witri juga menyoroti peran PMI yang tidak hanya hadir saat bencana, tetapi juga aktif dalam membangun kapasitas masyarakat dari level keluarga.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kemanusiaan.
Di akhir sambutannya, Witri Yeni Arifin berharap bahwa ilmu yang didapat dari pelatihan ini tidak berhenti di aula kantor kecamatan. Ia mendorong agar para kader PKK dapat menjadi “agen perubahan” di lingkungan masing-masing.
“PMI hadir bukan hanya saat bencana, tapi juga dalam membangun masyarakat yang tangguh, mulai dari keluarga. Kami berharap para kader bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing,” tutupnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para kader tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga motivasi kuat untuk menyebarkan pengetahuan dan semangat kepedulian di tengah masyarakat.