Jakarta – (25/02/2026) Misi kemanusiaan tahap kedua yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, resmi berakhir pada Senin, 23 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak 13 Februari 2026 tersebut melibatkan delapan orang personel PMI Kota Jakarta Pusat. Selama kurang lebih sepuluh hari, tim menjalankan berbagai program pemulihan pascabencana longsor dan banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Jakarta Pusat, Rudy Hairuddin, melaporkan sejumlah capaian kegiatan dalam misi kemanusiaan tahap kedua ini, di antaranya:
- Pemasangan pipanisasi air bersih sepanjang 1.500 meter yang menjangkau lima jorong/desa terdampak, setelah jaringan sebelumnya rusak akibat bencana.
- Perbaikan toilet dan tempat wudhu Masjid Nurul Huda.
- Pembangunan bak penampungan air bersih untuk mendukung kebutuhan harian warga.
- Pengecatan Mushalla dan TPA sebagai bagian dari pemulihan fasilitas ibadah dan pendidikan keagamaan.
- Perbaikan tiga unit mobil operasional PMI Agam guna menunjang pelayanan kemanusiaan.
- Penyaluran donasi seragam untuk guru ngaji dan para murid.
- Perbaikan pengeras suara (toa) masjid.
- Penyaluran sepatu boot bagi warga terdampak sebagai perlengkapan pendukung aktivitas pascabencana.
Menurut Rudy, program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur dasar seperti akses air bersih, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan psikososial masyarakat melalui perbaikan fasilitas ibadah dan dukungan terhadap kegiatan pendidikan agama.
Laporan pelaksanaan misi tersebut diterima langsung oleh Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras tim yang telah menjalankan misi kemanusiaan tahap kedua di Kabupaten Agam dengan baik.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami mengapresiasi semangat solidaritas dan kerja sama tim di lapangan,” ujar Asep.
Ia juga menambahkan bahwa PMI Kota Jakarta Pusat akan terus membuka peluang dukungan lanjutan sebagai bagian dari upaya recovery wilayah Sumatera Barat pascabencana.
Dengan selesainya misi tahap kedua ini, diharapkan hasil program yang telah dilaksanakan dapat memperkuat ketahanan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur, sosial, maupun spiritual, dalam menghadapi masa pemulihan dan pembangunan kembali pascabencana.



