Jakarta – (25/02/2026) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat kembali merealisasikan program kemanusiaan dalam Misi Kemanusiaan Tahap II dengan membangun bak penampungan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana di kawasan Bukit Jorong Balai Belo, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Pembangunan bak penampungan air tersebut dilakukan sebagai respons atas terbatasnya akses air bersih warga pascabencana yang melanda wilayah tersebut. Kerusakan jaringan air sebelumnya menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Sosial PMI Kota Jakarta Pusat, Rudy Hairuddin, menjelaskan bahwa penyediaan sarana air bersih menjadi salah satu prioritas dalam masa pemulihan.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital. Melalui pembangunan bak penampungan ini, kami berharap masyarakat dapat kembali mengakses air bersih dengan lebih mudah dan layak,” ujarnya.
Bak penampungan tersebut dirancang untuk menampung dan mendistribusikan air ke warga sekitar, sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Proses pembangunannya juga melibatkan partisipasi relawan PMI dan masyarakat setempat sebagai bentuk gotong royong dan pemberdayaan warga.
Warga Bukit Jorong Balai Belo menyambut baik bantuan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas penampungan air bersih yang kini dapat digunakan bersama.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Misi Kemanusiaan Tahap II PMI Kota Jakarta Pusat di Kabupaten Agam, yang tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga pada upaya pemulihan dan penguatan ketahanan masyarakat pascabencana.
Dengan adanya bak penampungan air bersih tersebut, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara lebih baik serta mendukung proses pemulihan kehidupan warga di wilayah terdampak.



